Warning: Undefined array key "desktop" in /home/intisebe/bantenflash.id/wp-content/themes/umparanwp/widget/widget-ads.php on line 24

UMB dan KWT Cempaka Asri Bangun Groundwater Tank Berbasis Smart Rain Garden di Kota Tangerang

Caption:Universitas Mercu Buana bersama KWT Cempaka Asri membangun Groundwater Tank berbasis Smart Rain Garden di Kecamatan Pinang, Kota Tangerang. Program ini mendukung pertanian urban, pengelolaan air berkelanjutan, dan adaptasi perubahan iklim.

TANGERANG,Bantenflash.id – Universitas Mercu Buana (UMB) berkolaborasi dengan Kelompok Wanita Tani (KWT) Cempaka Asri membangun Groundwater Tank (GWT) berbasis Smart Rain Garden di Perumahan Pinang Griya Permai, Kecamatan Pinang, Kota Tangerang. Program ini menjadi salah satu langkah strategis dalam menghadapi tantangan perubahan iklim sekaligus mendukung pengembangan pertanian urban berkelanjutan.

Melalui program pengabdian kepada masyarakat tersebut, UMB menghadirkan infrastruktur modern yang mengintegrasikan sistem penampungan air bawah tanah dengan teknologi Smart Rain Garden untuk meningkatkan efisiensi pengelolaan sumber daya air.

Ketua KWT Cempaka Asri, Nyimas Tri Dewi, mengatakan program ini memberikan manfaat besar bagi anggota kelompok tani setelah mendapatkan pendampingan dari akademisi Universitas Mercu Buana serta pelatihan perawatan tanaman dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Tangerang.

“Kami mendapatkan ilmu baru mengenai teknologi pertanian dan manajemen air. Tanggapan seluruh anggota sangat baik dan kami berterima kasih kepada UMB serta DLH,” ujarnya.

Selain pembangunan infrastruktur, program tersebut juga melibatkan sosialisasi kepada sekitar 53 warga dan mendapat dukungan dari Program Kampung Iklim (Proklim) setempat.

Nyimas berharap fasilitas Groundwater Tank berbasis Smart Rain Garden dapat menjadi aset jangka panjang yang dikelola secara mandiri oleh masyarakat untuk mendukung ketahanan pangan lingkungan.

“Harapannya, KWT Cempaka Asri bisa semakin mandiri. Hasil panen sayur-sayuran segar ini nantinya tidak hanya dikonsumsi sendiri, melainkan dapat diperjualbelikan di lingkungan warga, seperti saat arisan atau kegiatan PKK, guna menambah pemasukan kas dan membantu perekonomian rumah tangga,” ungkapnya.

Sementara itu, Dosen Pembimbing Universitas Mercu Buana, Dr. Ir. Uly Amrina, menjelaskan bahwa konsep yang diterapkan berfokus pada manajemen air berkelanjutan yang mampu menjawab tantangan perubahan cuaca ekstrem.

“Konsep yang kami usung berfokus pada manajemen air berkelanjutan. Saat musim hujan tiba, limpasan air hujan ditampung secara optimal untuk mencegah banjir lokal atau luapan air di pemukiman. Di musim panas, air yang tersimpan di dalam tandon bawah tanah tersebut dialirkan kembali untuk menyiram tanaman penunjang pangan di atasnya,” jelasnya.

Keunggulan proyek ini terletak pada penerapan teknologi Smart Rain Garden yang dilengkapi sensor pintar untuk mengontrol kebutuhan air tanaman secara otomatis.

“Sensor ini mampu mendeteksi tingkat kelembaban tanah dan kebutuhan air tanaman, sehingga proses penyiraman vegetasi KWT berjalan sangat efisien dan terukur tanpa membuang pasokan air secara percuma,” tambahnya.

Program kolaborasi antara perguruan tinggi, pemerintah dan masyarakat ini diharapkan menjadi model pengelolaan lingkungan berbasis teknologi yang dapat diterapkan di wilayah lain sebagai upaya memperkuat ketahanan pangan, konservasi air, dan adaptasi terhadap perubahan iklim.
(Nan)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Warning: Undefined array key "desktop" in /home/intisebe/bantenflash.id/wp-content/themes/umparanwp/widget/widget-ads.php on line 24

Warning: Undefined array key "desktop" in /home/intisebe/bantenflash.id/wp-content/themes/umparanwp/widget/widget-ads.php on line 24