Warning: Undefined array key "desktop" in /home/intisebe/bantenflash.id/wp-content/themes/umparanwp/widget/widget-ads.php on line 24
Sungai Ciujung Kembali Menghitam Saat Kemarau, IWO Indonesia Desak DLHK dan Bupati Serang Bertindak

Caption:Sungai Ciujung di Kabupaten Serang kembali menghitam dan mengeluarkan bau menyengat saat musim kemarau. Ketua DPD IWO Indonesia Kabupaten Serang mendesak DLHK dan Bupati Serang segera melakukan investigasi serta uji kualitas air.
SERANG, bantenflash.id – Kondisi Sungai Ciujung yang kembali menghitam dan mengeluarkan bau menyengat menyerupai oli saat musim kemarau menjadi perhatian masyarakat. Fenomena tersebut terpantau di wilayah Kampung Jongjing, Desa Tirtayasa, Kecamatan Tirtayasa, Kabupaten Serang, hingga membentang dari kawasan Kragilan menuju Desa Tengkurak dan kawasan pesisir pantai.
Berdasarkan pantauan di lapangan, warna air Sungai Ciujung terlihat lebih gelap dibandingkan kondisi normal. Perubahan tersebut menimbulkan kekhawatiran warga karena diduga dapat berdampak terhadap lingkungan, aktivitas perikanan, pertanian, hingga kesehatan masyarakat yang bermukim di sepanjang bantaran sungai.
Ketua DPD Ikatan Wartawan Online (IWO) Indonesia Kabupaten Serang, Suprani, meminta Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Kabupaten Serang bersama Pemerintah Kabupaten Serang segera melakukan investigasi dan penelusuran terhadap penyebab perubahan kondisi air sungai tersebut.
Menurutnya, fenomena Sungai Ciujung menghitam bukanlah kejadian baru karena hampir setiap musim kemarau kondisi serupa kembali terjadi saat debit air mengalami penurunan.
“Ini bukan persoalan baru. Hampir setiap tahun saat debit air menurun pada musim kemarau, masyarakat kembali menyaksikan Sungai Ciujung menghitam dan mengeluarkan bau menyerupai oli. Kami meminta DLHK dan Bupati Serang segera melakukan pengecekan lapangan serta uji laboratorium untuk mengetahui penyebab pastinya,” tegas Suprani.
Ia menilai Sungai Ciujung memiliki peran strategis sebagai sumber kehidupan masyarakat, terutama bagi sektor pertanian, perikanan, dan aktivitas ekonomi warga di wilayah Kabupaten Serang.
Karena itu, dugaan pencemaran yang terjadi secara berulang perlu mendapatkan perhatian serius dari seluruh pihak terkait guna mencegah dampak yang lebih luas terhadap lingkungan dan masyarakat.
Suprani juga menekankan pentingnya transparansi informasi kepada publik terkait hasil pemeriksaan kualitas air Sungai Ciujung. Menurutnya, masyarakat berhak mengetahui kondisi sebenarnya serta langkah-langkah yang dilakukan pemerintah dalam menangani persoalan tersebut.
Apabila dalam hasil pemeriksaan ditemukan adanya indikasi pelanggaran terhadap ketentuan lingkungan hidup, ia meminta agar proses penegakan hukum dilakukan sesuai aturan yang berlaku.
“IWO Indonesia Kabupaten Serang akan terus mengawal persoalan ini sebagai bagian dari fungsi kontrol sosial. Lingkungan hidup adalah aset bersama yang wajib dijaga. Jangan sampai kondisi seperti ini dianggap biasa karena dampaknya bisa dirasakan oleh masyarakat luas,” ujarnya.
DPD IWO Indonesia Kabupaten Serang juga mendorong pemerintah daerah untuk segera mengambil langkah konkret, mulai dari pengambilan sampel air, pemetaan sumber pencemaran dari wilayah hulu hingga hilir, hingga penyampaian hasil pemeriksaan secara terbuka kepada masyarakat.
Menurut Suprani, upaya tersebut penting dilakukan agar persoalan yang terus berulang setiap musim kemarau dapat ditangani secara menyeluruh dan berkelanjutan.
“Sungai Ciujung adalah urat nadi kehidupan masyarakat Kabupaten Serang. Menjaga kebersihan dan kelestariannya bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi juga seluruh pemangku kepentingan demi keberlanjutan lingkungan dan masa depan generasi mendatang,” pungkasnya
(Nan)
Leave a Reply
Warning: Undefined array key "desktop" in /home/intisebe/bantenflash.id/wp-content/themes/umparanwp/widget/widget-ads.php on line 24
Warning: Undefined array key "desktop" in /home/intisebe/bantenflash.id/wp-content/themes/umparanwp/widget/widget-ads.php on line 24








