Warning: Undefined array key "mobile" in /home/intisebe/bantenflash.id/wp-content/themes/umparanwp/widget/widget-ads.php on line 22
Sekolah Lansia Bina Jaya Gandeng Bank Sampah 102, Dorong Lansia Kota Tangerang Mandiri Secara Ekonomi

Caption:Sebanyak 30 lansia di Cibodasari, Kota Tangerang, mengikuti Sekolah Lansia Bina Jaya yang menggandeng Bank Sampah 102 untuk meningkatkan kemandirian dan produktivitas ekonomi
KOTA TANGERANG,bantenflash.id – Sebanyak 30 warga lanjut usia (lansia) di Kelurahan Cibodasari, Kecamatan Cibodas, Kota Tangerang, mengikuti program Sekolah Lansia – Bina Keluarga Lansia (BKL) Bina Jaya. Program yang digelar di Posyandu Asoka ini bertujuan meningkatkan kemandirian dan produktivitas ekonomi para lansia melalui pelatihan keterampilan vokasional.
Kegiatan tersebut dirancang agar para lansia tetap aktif, mandiri, serta memiliki kemampuan untuk menghasilkan nilai ekonomi tanpa bergantung pada keluarga.
Kepala Sekolah Lansia Bina Jaya, Tri Wahyu Iriani, mengatakan dimensi vokasional menjadi bagian penting dalam menjaga kualitas hidup lansia. Selain mengasah keterampilan praktis, peserta juga didorong untuk terus berkarya, menyalurkan hobi, dan berperan aktif di lingkungan sosial.
“Kami ingin mengubah paradigma bahwa masa tua itu pasif. Melalui Sekolah Lansia ini, kita menjaga agar otak dan fisik mereka tetap aktif. Hal ini sangat penting untuk mencegah penurunan fungsi kognitif (pikun) sekaligus menciptakan sosok lansia yang tangguh di masa depan,” ujar Tri.
Ia menjelaskan, program tersebut juga bertujuan meningkatkan rasa percaya diri para lansia agar tetap mampu mandiri secara finansial.
“Target utama kami adalah kemandirian mereka. Melalui peningkatan keahlian praktis ini, para lansia diharapkan tidak lagi bergantung secara ekonomi pada keluarga. Lebih dari itu, kami ingin memberikan rasa percaya diri kepada mereka bahwa mereka masih sangat mampu berdaya secara finansial,” katanya.
Dalam pelaksanaannya, Sekolah Lansia Bina Jaya berkolaborasi dengan Bank Sampah 102. Ketua Bank Sampah 102, Syaifudin, memberikan materi mengenai pengelolaan sampah yang dapat menjadi peluang produktivitas sekaligus menambah penghasilan bagi para lansia.
Menurutnya, lansia memiliki potensi besar untuk mendukung pelestarian lingkungan melalui pengelolaan sampah dari rumah.
“Lansia punya potensi besar mendukung gerakan lingkungan lewat pengelolaan sampah. Lewat bank sampah, mereka tidak hanya menjaga lingkungan tetap bersih, tapi juga bisa menghasilkan nilai ekonomi secara mandiri dari rumah,” ujar Syaifudin.
Seluruh peserta terlihat antusias mengikuti rangkaian pelatihan hingga selesai. Program Sekolah Lansia Bina Jaya diharapkan terus berlanjut untuk menciptakan lansia yang sehat, mandiri, produktif, dan tetap berdaya di tengah masyarakat.
(Nan)








Leave a Reply