Warning: Undefined array key "desktop" in /home/intisebe/bantenflash.id/wp-content/themes/umparanwp/widget/widget-ads.php on line 24

Maryono Pastikan Kesempatan Kerja PMI Tak Terhambat Biaya, Pemkot Tangerang Gandeng Bank BJB

Caption:Pemkot Tangerang bersama Bank BJB menandatangani kerja sama KUR PMI untuk mempermudah pembiayaan calon pekerja migran melalui Program Gampang Kerja.

KOTA TANGERANG, Bantenflash.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang terus memperluas akses kesempatan kerja melalui Program Gampang Kerja. Salah satu langkah yang dilakukan adalah menghadirkan skema pembiayaan Kredit Usaha Rakyat (KUR) bagi Pekerja Migran Indonesia (PMI) untuk membantu masyarakat yang ingin bekerja di luar negeri.

Komitmen tersebut diwujudkan melalui penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) Penyaluran dan Penanggungan Fasilitas KUR PMI antara Bank BJB Kantor Cabang Tangerang, PT Wahanakarya Suplaindo, dan LPK Wahana Danau Indah, yang dihadiri Wakil Wali Kota Tangerang Maryono, Selasa (7/7/2026).

Dalam sambutannya, Maryono menegaskan kolaborasi tersebut menjadi solusi atas salah satu kendala utama yang selama ini dihadapi calon pekerja migran, yakni keterbatasan biaya sebelum keberangkatan.

“Pemerintah hadir untuk memastikan kesempatan bekerja tidak berhenti hanya karena persoalan biaya. Melalui sinergi antara pemerintah, sektor perbankan, perusahaan penempatan, dan lembaga pelatihan, kita ingin membuka akses yang lebih mudah, aman, dan terjangkau bagi masyarakat yang ingin bekerja di luar negeri,” ujar Maryono.

Menurutnya, skema KUR PMI memberikan kemudahan pembiayaan sehingga calon pekerja migran dapat mempersiapkan keberangkatan sesuai prosedur tanpa harus terbebani biaya besar di awal maupun bergantung pada pembiayaan yang berisiko.

“Masyarakat yang telah memiliki kompetensi dan peluang kerja harus kita dukung hingga benar-benar dapat berangkat. Jangan sampai impian mereka tertunda atau bahkan gagal hanya karena terkendala pembiayaan,” katanya.

Maryono juga menegaskan bahwa seluruh proses penempatan pekerja migran harus dilaksanakan secara transparan dan akuntabel agar memberikan perlindungan maksimal kepada masyarakat.

“Tidak boleh ada pungutan di luar mekanisme yang telah ditetapkan. Kita ingin memastikan seluruh proses berlangsung secara transparan, akuntabel, dan berpihak pada kepentingan masyarakat,” tegasnya.

Selain dukungan pembiayaan, Maryono mengingatkan bahwa keberhasilan bekerja di luar negeri juga ditentukan oleh kualitas sumber daya manusia.

Ia mengimbau para calon pekerja migran untuk terus meningkatkan kemampuan bahasa asing, keterampilan teknis, etos kerja, serta kemampuan beradaptasi agar mampu bersaing di pasar kerja internasional.

“Jadikan kesempatan ini sebagai langkah untuk meraih masa depan yang lebih baik. Persiapkan diri sebaik mungkin, tingkatkan kompetensi, dan tunjukkan bahwa sumber daya manusia Kota Tangerang mampu bersaing serta berkarya di tingkat internasional,” pesannya.

Pemkot Tangerang berharap kerja sama tersebut menjadi awal sinergi yang semakin kuat antara pemerintah, sektor perbankan, lembaga pelatihan, dan perusahaan penempatan dalam menghadirkan solusi nyata bagi masyarakat.

Melalui Program Gampang Kerja, pemerintah optimistis akses masyarakat terhadap kesempatan kerja, termasuk di luar negeri, akan semakin luas sehingga mampu meningkatkan kesejahteraan dan daya saing sumber daya manusia Kota Tangerang.
(Nan)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Warning: Undefined array key "desktop" in /home/intisebe/bantenflash.id/wp-content/themes/umparanwp/widget/widget-ads.php on line 24

Warning: Undefined array key "desktop" in /home/intisebe/bantenflash.id/wp-content/themes/umparanwp/widget/widget-ads.php on line 24