Warning: Undefined array key "desktop" in /home/intisebe/bantenflash.id/wp-content/themes/umparanwp/widget/widget-ads.php on line 24
GKPI Rajeg Relokasi Rumah Doa ke Kota Sutera, Ibadah Kembali Digelar Pekan Ini

Caption:Camat Rajeg Oman apriaman menegaskan tidak ada penyegelan GKPI. Jemaat difasilitasi rumah doa baru di Kota Sutera, Pasar Kemis, untuk kegiatan ibadah.
TANGERANG, Bantenflash.id — Pemerintah Kabupaten Tangerang memastikan tidak ada tindakan penyegelan terhadap rumah ibadah Gereja Kristen Protestan Indonesia (GKPI) di Kecamatan Rajeg, Kabupaten Tangerang.
Hal tersebut disampaikan Camat Rajeg, Oman Pariaman, usai melakukan musyawarah bersama pengurus dan pendeta GKPI di Kantor Kecamatan Rajeg, Senin (28/09/2026).

“Pemerintah Kabupaten Tangerang memastikan tidak ada penyegelan terhadap rumah ibadah GKPI Rajeg. Kami terus melakukan koordinasi dengan berbagai pihak agar situasi tetap aman, kondusif, serta kerukunan antarumat beragama dapat terus terjaga,” ujar Oman.
Oman mengatakan pemerintah daerah terus mengedepankan pendekatan dialogis, komunikasi, dan koordinasi bersama seluruh pihak dalam menjaga ketertiban serta kerukunan antarumat beragama di Kabupaten Tangerang.
“Pemerintah daerah memastikan setiap persoalan yang berkaitan dengan aktivitas keagamaan disikapi secara hati-hati, dengan mengedepankan ketentuan peraturan perundang-undangan serta menjaga suasana yang aman dan kondusif bagi masyarakat,” jelasnya.
Ia juga mengimbau masyarakat tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum terverifikasi, baik yang beredar di media sosial maupun informasi yang berkembang di tengah masyarakat.
Masyarakat diminta mengutamakan komunikasi dan musyawarah apabila terdapat persoalan di lingkungan masing-masing.
“Pemerintah daerah bersama unsur terkait akan terus melakukan pemantauan dan komunikasi guna memastikan masyarakat dapat menjalankan aktivitasnya dengan tertib serta terciptanya kehidupan bermasyarakat yang harmonis di Kabupaten Tangerang,” ungkap Oman.
Koordinator Wilayah (Korwil) XI Gereja Kristen Protestan Indonesia (GKPI) Jawa-Bali, Pendeta Henri Marpaung M.TH, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada jajaran pemerintah daerah, khususnya Camat Rajeg dan Kepala Kantor Urusan Agama (KUA), yang telah memfasilitasi pertemuan serta koordinasi terkait relokasi tempat ibadah jemaat GKPI.

“Terima kasih atas pertemuan kita bersama di sini Pak Camat dan Pak KUA yang telah menyambut kami dengan baik. Dan kami telah menerima kabar baik juga bahwa GKPI telah difasilitasi untuk beribadah di tempat yang layak atau nyaman untuk kami gunakan untuk beribadah,” ujar Henri.
Henri menegaskan pimpinan GKPI berkomitmen menjaga keharmonisan dan persatuan di tengah masyarakat.
Terkait peristiwa penghentian ibadah yang terjadi pada pekan sebelumnya, Henri mengatakan pihak GKPI tidak akan menempuh langkah hukum dan memilih mengedepankan pendekatan damai.
“Jadi secara tegas kami sampaikan Pak Camat, kalau dari GKPI kami ada garis komando. Dengan kejadian yang hari Minggu yang lalu, kita tidak ada niat untuk mengajukan langkah apa pun ke jalur hukum, karena yang kita utamakan adalah ajaran kasih,” tegasnya.
Ia mengatakan sikap saling mengasihi dan mengampuni menjadi bagian penting dalam menjaga hubungan antarumat beragama.
“Kita saling mengasihi, saling mengampuni, itu jauh lebih baik dari apa pun itu. Ketika kita sudah saling mengampuni, saling mengasihi, saya kira kita dapat berjalan bersama untuk membangun kecamatan kita ini,” imbuh Henri.
Henri juga menyampaikan salam hormat dan terima kasih kepada pimpinan daerah yang telah memberikan perhatian kepada jemaat GKPI.
“Salam ke Pak Bupati juga yang sangat perhatian dengan kami, dan Pak Camat, dan semua aparat pemerintah kita di daerah ini. Kiranya tempat yang sudah disediakan itu dapat digunakan dengan baik untuk menyembah dan memuliakan nama Tuhan,” tutupnya.
Sementara itu, Penatua Rumah Doa GKPI Rajeg, Surya Sarjono Lumban Gaol, mengatakan kepada Bantenflash.id bahwa rumah doa GKPI Rajeg direlokasi ke lokasi baru di kawasan Kota Sutera, Pasar Kemis.
“Rumah Doa GKPI Tangerang dipindah ke daerah Kota Sutera, Pasar Kemis,” ujar Surya.
Ia mengatakan seluruh persiapan untuk pelaksanaan ibadah di rumah doa baru telah dilakukan.
Menurutnya, rumah doa tersebut sudah siap digunakan untuk kegiatan peribadatan mulai Minggu pekan ini.
“Persiapan telah dilakukan, ibadah Minggu pekan ini sudah bisa dilakukan di rumah doa baru,” ujarnya.
(Nan)
Leave a Reply
Warning: Undefined array key "desktop" in /home/intisebe/bantenflash.id/wp-content/themes/umparanwp/widget/widget-ads.php on line 24
Warning: Undefined array key "desktop" in /home/intisebe/bantenflash.id/wp-content/themes/umparanwp/widget/widget-ads.php on line 24








