berita terdepan

sumber inspirasi dan referensi pembaca


Warning: Undefined array key "mobile" in /home/intisebe/bantenflash.id/wp-content/themes/umparanwp/widget/widget-ads.php on line 22
News

Bupati Maesyal Rasyid: Status Darurat 14 Hari Ditetapkan untuk Percepat Penanganan Kebakaran TPA Jatiwaringin

Caption:Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid menetapkan status darurat selama 14 hari untuk mempercepat penanganan kebakaran TPA Jatiwaringin yang memasuki hari keempat.

KABUPATEN TANGERANG, bantenflash.id – Kebakaran di Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Jatiwaringin, Kecamatan Mauk, Kabupaten Tangerang, memasuki hari keempat pada Jumat (3/7/2026). Untuk mempercepat penanganan bencana tersebut, Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid menetapkan status darurat selama 14 hari sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.

Bupati Maesyal Rasyid mengatakan penetapan status darurat dilakukan sebagai dasar hukum untuk mempercepat proses penanganan kebakaran serta memudahkan koordinasi lintas instansi dalam upaya pemadaman.


“Sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku, dalam penanganan bencana kami telah menetapkan status darurat di Kabupaten Tangerang selama 14 hari. Namun saat ini baru memasuki hari keempat dan sudah terlihat perkembangan yang membaik,” ujar Maesyal Rasyid kepada awak media.

Meski demikian, ia mengingatkan bahwa kondisi cuaca, terutama angin kencang, masih menjadi tantangan utama dalam proses pemadaman api.

“Asalkan anginnya berkurang dan titik api di puncak bisa dijangkau petugas penyemprotan, mudah-mudahan kebakaran bisa lebih cepat dipadamkan tanpa harus menunggu sampai 14 hari. Kalau angin membesar, saya khawatir api akan menjalar ke titik-titik lainnya,” katanya.

Bupati juga mengajak masyarakat Kabupaten Tangerang untuk terus mendoakan agar proses pemadaman berjalan lancar serta dampak kebakaran terhadap masyarakat dapat diminimalkan.

Selain fokus pada pemadaman, Pemerintah Kabupaten Tangerang juga terus memperkuat layanan kesehatan bagi warga terdampak. Sejak hari pertama kebakaran, puskesmas dan Dinas Kesehatan telah membuka posko kesehatan serta menyiagakan tenaga medis di sejumlah titik.

Petugas kesehatan juga melakukan layanan jemput bola dengan mendatangi rumah-rumah warga untuk melakukan pemeriksaan kesehatan, terutama bagi masyarakat yang mengalami gangguan pernapasan akibat asap kebakaran.

Pemerintah daerah turut menyiapkan berbagai fasilitas kesehatan, seperti oksigen, ambulans, hingga layanan pemeriksaan dan pengobatan tanpa biaya bagi masyarakat terdampak.


Sementara itu, Tim Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) menyampaikan proses pemadaman terus menunjukkan perkembangan. Untuk mendukung operasi di lapangan, petugas telah menggelar selang sepanjang sekitar 500 meter guna mempercepat distribusi air ke titik-titik api.

BPBD juga menyebut tambahan personel dan peralatan pendukung telah tiba di lokasi sehingga upaya pemadaman akan dimaksimalkan dalam beberapa hari ke depan.

Di akhir keterangannya, Bupati Maesyal Rasyid menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas dampak yang ditimbulkan selama proses penanganan kebakaran.

Ia mengimbau warga di Kecamatan Rajeg, Sukadiri, Mauk, dan wilayah sekitarnya yang mengalami gangguan pernapasan atau keluhan kesehatan lainnya agar segera menghubungi puskesmas terdekat atau layanan kesehatan yang telah disiagakan pemerintah.

“Kami mohon maaf apabila selama proses penanganan kebakaran ini mengganggu aktivitas masyarakat. Kami juga memohon doa agar kebakaran ini segera dapat diatasi dan api cepat padam,” pungkasnya.
(Nan)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *