Warning: Undefined array key "desktop" in /home/intisebe/bantenflash.id/wp-content/themes/umparanwp/widget/widget-ads.php on line 24
Pipa Tirta Benteng Bocor, Pedagang Priuk Jaya Klaim Rugi Rp30 Juta

Caption:Kebocoran pipa Perumda Tirta Benteng di Priuk Jaya, Kota Tangerang, berdampak pada pedagang. Warga mengklaim rugi Rp30 juta dan menuntut kompensasi.
KOTA TANGERANG, Bantenflash.id — Kebocoran pipa Perumda Tirta Benteng di kawasan Prapatan KM Priuk Jaya, Kota Tangerang, berdampak terhadap aktivitas warga dan sejumlah pedagang. Genangan air yang dilaporkan keruh dan berbau disebut merendam sejumlah barang dagangan hingga menimbulkan kerugian sementara yang diklaim mencapai sekitar Rp30 juta.
Peristiwa tersebut menjadi sorotan Lembaga Pemantau Penyelenggara Pemerintahan Negara Kesatuan Republik Indonesia (LP3 NKRI) Provinsi Banten. Lembaga itu meminta adanya penanganan serta kejelasan tanggung jawab terhadap masyarakat yang mengaku mengalami kerugian.
Pedagang Klaim Barang Dagangan Rusak
Berdasarkan keterangan warga dan pedagang kepada awak media, kebocoran pipa menyebabkan air menggenangi area usaha di sekitar Priuk Jaya.
Sejumlah barang dagangan disebut terendam dan mengalami kerusakan sehingga tidak dapat kembali dijual.
Kerugian sementara yang disampaikan pihak terdampak diperkirakan mencapai Rp30 juta. Namun, nilai tersebut masih dapat berubah karena pendataan barang yang mengalami kerusakan disebut belum sepenuhnya selesai.
Selain kerugian materi, warga juga mengeluhkan kondisi air yang disebut keruh dan berbau. Kondisi tersebut dinilai mengganggu aktivitas perdagangan serta kenyamanan masyarakat di sekitar lokasi.
Para pedagang berharap terdapat penyelesaian dari pihak pengelola layanan air bersih, termasuk kejelasan mengenai mekanisme dan besaran kompensasi atas kerugian yang mereka klaim alami.
LP3 NKRI Provinsi Banten menilai kebocoran jaringan pipa perlu mendapat perhatian serius. Lembaga tersebut mempertanyakan apakah terdapat unsur kelalaian dalam pengelolaan jaringan maupun penanganan kebocoran.
“Yang terdampak merasa diabaikan. Ini bukan hanya persoalan musibah, tetapi perlu dilihat apakah ada perbuatan kelalaian,” demikian inti pernyataan perwakilan LP3 NKRI.
LP3 NKRI juga menyoroti kondisi air yang dirasakan masyarakat. Menurut keterangan lembaga tersebut, sebagian konsumen di wilayah Priuk Jaya mengeluhkan kondisi air yang dinilai kurang baik dan agak keruh.
Selain kebocoran, LP3 NKRI menyebut adanya informasi mengenai pemadaman air selama tujuh hari berturut-turut yang disebut berlangsung tanpa sosialisasi memadai.
Informasi tersebut masih memerlukan konfirmasi dari Perumda Tirta Benteng.
Pengalihan Pengelolaan Jaringan Ikut Dipertanyakan
LP3 NKRI turut mempertanyakan perubahan pengelolaan jaringan pipanisasi di kawasan tersebut.
Menurut keterangan yang disampaikan, layanan yang sebelumnya berasal dari wilayah Kabupaten Tangerang kemudian dialihkan kepada Perumda Tirta Benteng Kota Tangerang.
Perubahan pengelolaan tersebut menjadi perhatian karena masyarakat mengaku merasakan adanya penurunan kualitas pelayanan air bersih.
“Ini kami sebagai konsumen di Priuk Jaya merasa bertanya-tanya, ada apa sebenarnya dengan pemindahan pipanisasi? Tadinya dari Benteng Kabupaten, sekarang sudah dialihkan ke Tirta Benteng Kota Tangerang, tetapi kualitasnya justru dirasakan semakin kurang bagus,” ungkap perwakilan LP3 NKRI.
Persoalan lain yang menjadi sorotan adalah tuntutan kompensasi dari pedagang yang mengaku mengalami kerugian.
Menurut keterangan pihak terdampak, Perumda Tirta Benteng disebut pernah menjanjikan kompensasi atas kerugian yang dialami. Namun, hingga lebih dari dua pekan setelah kejadian, kompensasi tersebut diklaim belum diterima.
LP3 NKRI meminta agar persoalan tersebut segera mendapatkan kejelasan, terutama terkait proses pendataan kerugian, mekanisme pemberian kompensasi, serta besaran kompensasi yang akan diberikan kepada masyarakat terdampak.
Lembaga tersebut juga mempertanyakan komitmen pengelola layanan dalam memberikan perlindungan dan penyelesaian bagi konsumen yang mengaku mengalami kerugian.
Perumda Tirta Benteng Diminta Berikan Klarifikasi
Hingga berita ini disusun, penyebab pasti kebocoran, jumlah pedagang yang terdampak, nilai kerugian yang telah diverifikasi, serta realisasi kompensasi masih memerlukan penjelasan dari pihak Perumda Tirta Benteng.
Karena itu, dugaan kelalaian maupun persoalan kualitas pelayanan yang disampaikan LP3 NKRI masih memerlukan konfirmasi dari pihak perusahaan.
Masyarakat terdampak berharap Perumda Tirta Benteng segera memberikan penjelasan mengenai penyebab kebocoran, langkah penanganan, serta kepastian penyelesaian dan kompensasi bagi pedagang yang mengalami kerugian.
Persoalan kebocoran pipa di Priuk Jaya kini tidak hanya menyangkut gangguan jaringan air bersih, tetapi juga dampak ekonomi masyarakat, kualitas pelayanan konsumen, serta kepastian penyelesaian bagi warga yang mengaku mengalami kerugian.
(Red/team)
Leave a Reply
Warning: Undefined array key "desktop" in /home/intisebe/bantenflash.id/wp-content/themes/umparanwp/widget/widget-ads.php on line 24
Warning: Undefined array key "desktop" in /home/intisebe/bantenflash.id/wp-content/themes/umparanwp/widget/widget-ads.php on line 24








