Warning: Undefined array key "desktop" in /home/intisebe/bantenflash.id/wp-content/themes/umparanwp/widget/widget-ads.php on line 24

Kekeringan Meteorologis Mengintai, Pemkot Tangerang Imbau Warga Hemat Air

Caption:Pemkot Tangerang mengimbau warga waspada kekeringan meteorologis selama musim kemarau. Batuceper, Cipondoh, dan Karang Tengah berstatus Waspada, sedangkan Benda dan Tangerang berstatus Awas.

TANGERANG, Bantenflash.id — Pemerintah Kota Tangerang mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kekeringan meteorologis selama musim kemarau. Imbauan ini menyusul peringatan dini cuaca dan iklim dari BMKG Wilayah II untuk periode Dasarian II September 2026, yakni 11 hingga 20 September 2026.

Berdasarkan informasi tersebut, seluruh wilayah Provinsi Banten masih berada dalam musim kemarau. Sejumlah wilayah di Kota Tangerang juga masuk dalam status kewaspadaan kekeringan dengan tingkatan berbeda.

Kepala Pelaksana BPBD Kota Tangerang, Mahdiar, mengatakan wilayah Batuceper, Cipondoh, dan Karang Tengah tercatat dalam status Waspada. Sementara wilayah Benda dan Tangerang berada dalam status Awas.

“Wilayah Batuceper, Cipondoh, dan Karang Tengah tercatat dalam status Waspada. Sementara itu, wilayah Benda dan Tangerang masuk dalam status Awas. Kondisi tersebut menjadi perhatian agar masyarakat dapat melakukan langkah mitigasi sejak dini,” papar Mahdiar, Senin (14/9/2026).

Pemkot Tangerang mengajak masyarakat menggunakan air secara hemat dan bijak selama periode kemarau. Warga diminta memastikan penggunaan air untuk kebutuhan sehari-hari sesuai kebutuhan serta menghindari pemborosan.

Selain persoalan ketersediaan air, masyarakat juga diminta mewaspadai potensi kebakaran akibat kondisi lahan dan vegetasi yang mengering.

“Selain menghemat air, masyarakat diminta tidak melakukan pembakaran sampah maupun lahan secara terbuka. Kondisi lahan dan vegetasi yang mengering selama musim kemarau dapat meningkatkan risiko api mudah menyebar,” jelas Mahdiar.

Warga juga diimbau terus memantau perkembangan informasi cuaca dan peringatan dini melalui sumber resmi. Kewaspadaan masyarakat dinilai penting untuk membantu pemerintah mengantisipasi dampak kekeringan sekaligus mencegah potensi bencana lain selama musim kemarau.

Mahdiar mengingatkan masyarakat agar tetap tenang dan tidak panik menghadapi kondisi tersebut. Menurutnya, langkah sederhana seperti menghemat air, menjaga lingkungan, serta segera melaporkan kondisi yang berpotensi menimbulkan bencana merupakan bagian dari mitigasi bersama.

“Pemkot Tangerang mengingatkan masyarakat untuk tetap tenang dan tidak panik dalam menghadapi kondisi tersebut. Langkah sederhana seperti menghemat air, menjaga lingkungan, serta segera melaporkan kondisi yang berpotensi menimbulkan bencana dapat menjadi bagian dari mitigasi bersama,” imbau Mahdiar.
(Nan)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Warning: Undefined array key "desktop" in /home/intisebe/bantenflash.id/wp-content/themes/umparanwp/widget/widget-ads.php on line 24

Warning: Undefined array key "desktop" in /home/intisebe/bantenflash.id/wp-content/themes/umparanwp/widget/widget-ads.php on line 24