Warning: Undefined array key "desktop" in /home/intisebe/bantenflash.id/wp-content/themes/umparanwp/widget/widget-ads.php on line 24

Pemkab Tangerang Gencarkan Program Sekolah Bersinar, 60 Pelajar Ikuti Sosialisasi Bahaya Narkoba

Caption:Pemerintah Kabupaten Tangerang menggelar sosialisasi P4GN dalam Program Lingkungan Pendidikan Bersinar. Sebanyak 60 pelajar dan guru SMA/SMK mendapat edukasi bahaya narkoba serta pencegahan penyalahgunaannya.

TANGERANG,bantenflash.id – Pemerintah Kabupaten Tangerang terus memperkuat upaya pencegahan penyalahgunaan narkoba di kalangan pelajar. Melalui Program Lingkungan Pendidikan Bersinar (Bersih dari Narkoba), sebanyak 60 peserta dari unsur guru dan siswa SMA/SMK/sederajat mengikuti sosialisasi P4GN (Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika), Rabu (17/6/2026).

Kegiatan yang berlangsung di Ruang Rapat Parakan tersebut diikuti perwakilan guru bidang kesiswaan dan pelajar dari berbagai sekolah di Kabupaten Tangerang.

Kasubid Ketahanan Ekonomi, Sosial, Budaya, dan Agama Kesbangpol Kabupaten Tangerang, Risma Nurmalayanti mengatakan Program Sekolah Bersinar merupakan salah satu program Badan Narkotika Kabupaten (BNK) yang bertujuan menciptakan lingkungan pendidikan yang bersih dan bebas dari penyalahgunaan narkoba.

Menurut dia, edukasi kepada pelajar sangat penting mengingat ancaman narkoba saat ini semakin beragam, baik dari sisi jenis maupun modus peredarannya.

“Kehadiran kegiatan ini membawa dampak yang sangat positif, terutama bagi anak-anak maupun remaja saat ini yang rentan terpapar narkoba. Terlebih lagi, kita sering kali tidak mengetahui jenis-jenis narkoba baru yang beredar di luar sana, sehingga edukasi seperti ini menjadi sangat penting untuk meningkatkan kewaspadaan para pelajar,” kata Risma.

Ia menambahkan, ancaman zat adiktif tidak hanya berasal dari narkotika konvensional. Beberapa produk yang dekat dengan kehidupan remaja juga perlu mendapat perhatian karena berpotensi mengandung zat berbahaya.

“Sebagai contoh sederhana adalah penggunaan vape. Kita banyak yang tidak menyadari bahwa di dalam komponen atau bahan-bahan tertentu terdapat indikasi kandungan zat adiktif yang berbahaya,” ujarnya.

Untuk menekan angka penyalahgunaan narkoba, Pemerintah Kabupaten Tangerang terus memperkuat sinergi dengan berbagai pihak, termasuk BNN Provinsi Banten, BNN Kota Tangerang, dan BNN Kota Tangerang Selatan.

Kolaborasi tersebut dilakukan untuk memperkuat langkah pencegahan sekaligus penanganan kasus penyalahgunaan narkoba di wilayah Kabupaten Tangerang.

Selain itu, Kesbangpol bersama BNK juga secara rutin menggelar sosialisasi dan roadshow ke berbagai sekolah maupun perguruan tinggi guna meningkatkan pemahaman generasi muda tentang dampak buruk narkoba terhadap kesehatan dan masa depan.

“Kami juga bekerja sama dengan pihak kepolisian untuk memetakan beberapa wilayah rawan. Jika ditemukan adanya wilayah atau individu yang sudah terdampak, informasi tersebut akan segera diteruskan kepada pihak kepolisian, khususnya Satresnarkoba untuk ditindaklanjuti,” jelasnya.

Risma berharap para pelajar dapat memahami bahaya narkoba secara menyeluruh sehingga mampu membentengi diri dari berbagai pengaruh negatif yang dapat merusak masa depan.

“Setelah memiliki pemahaman dan pengetahuan yang cukup, saya berharap para siswa dapat lebih waspada serta mampu menjaga diri mereka sendiri. Mereka harus tahu bahwa narkoba itu sama sekali tidak membawa kebaikan, melainkan memberikan dampak yang sangat buruk bagi kesehatan dan masa depan mereka,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala Badan Narkotika Kabupaten Tangerang, H. Dedy Sutardi, SH menjelaskan sosialisasi Pendidikan Bersinar yang digelar saat ini merupakan tahap pertama dari rangkaian kegiatan yang akan dilaksanakan di berbagai wilayah Kabupaten Tangerang.

“Hari ini, kegiatan sosialisasi diadakan untuk mewujudkan lingkungan pendidikan Bersinar atau Bersih Narkoba. Pelaksanaan sosialisasi ini baru memasuki tahap pertama karena jumlah peserta yang cukup banyak, sehingga nantinya akan ada sesi lanjutan di wilayah lainnya,” ujar Dedy.

Menurut dia, tahap pertama difokuskan bagi siswa di wilayah Tigaraksa dan sekitarnya. Selanjutnya, kegiatan serupa akan digelar secara bertahap di wilayah lain, termasuk kawasan Pantura Kabupaten Tangerang.

Dedy menegaskan, program tersebut merupakan bagian dari upaya pencegahan dini agar para pelajar memiliki pemahaman yang kuat mengenai bahaya narkoba dan mampu menjauhi penyalahgunaannya.

“Harapan kami, materi yang diberikan dapat menjadi input yang efektif bagi para siswa. Dengan pemahaman yang baik, mereka dapat menjauhi narkoba, tumbuh menjadi pelajar yang sehat, dan bersama-sama mewujudkan Kabupaten Tangerang yang semakin gemilang tanpa narkoba,” tutupnya.
(Nan)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Warning: Undefined array key "desktop" in /home/intisebe/bantenflash.id/wp-content/themes/umparanwp/widget/widget-ads.php on line 24

Warning: Undefined array key "desktop" in /home/intisebe/bantenflash.id/wp-content/themes/umparanwp/widget/widget-ads.php on line 24