Warning: Undefined array key "desktop" in /home/intisebe/bantenflash.id/wp-content/themes/umparanwp/widget/widget-ads.php on line 24

45 ASN Ikuti Pelatihan Pengelolaan Potensi Lokal Daerah Angkatan II Tahun 2026

Caption:Pemkab Tangerang membuka Pelatihan Pengelolaan Potensi Lokal Daerah Angkatan II Tahun 2026 untuk meningkatkan kompetensi ASN dalam pengembangan wilayah.

TANGERANG,Bantenflash.id – Pemerintah Kabupaten Tangerang resmi membuka Pelatihan Pengelolaan Potensi Lokal Daerah Angkatan II Tahun 2026 di Gedung Kitri Bakti, Kecamatan Curug, Selasa (2/6/2026). Kegiatan ini menjadi langkah strategis Pemkab Tangerang dalam memperkuat kapasitas Aparatur Sipil Negara (ASN) guna mengoptimalkan potensi wilayah sebagai penggerak pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Pelatihan dibuka oleh Bupati Tangerang yang diwakili Asisten Daerah Bidang Administrasi Umum (Asda III), Firzada Mahalli.

Dalam sambutannya, Firzada menegaskan bahwa pembangunan daerah yang berkelanjutan tidak hanya bergantung pada anggaran dan pembangunan infrastruktur, tetapi juga pada kemampuan daerah dalam mengelola sumber daya lokal secara optimal.

“Pembangunan daerah sangat ditentukan oleh kemampuan kita dalam mengenali, mengelola, dan mengembangkan potensi yang dimiliki. Setiap wilayah memiliki keunggulan dan kekhasan tersendiri. Apabila dikelola dengan baik dan tepat sasaran, ini akan menjadi kekuatan besar dalam meningkatkan roda perekonomian dan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.

Potensi Lokal Jadi Kekuatan Pembangunan Daerah

Firzada menjelaskan Kabupaten Tangerang memiliki berbagai potensi unggulan yang tersebar di berbagai sektor, mulai dari ekonomi, usaha mikro, pertanian, pariwisata hingga sosial budaya yang menjadi identitas sekaligus daya saing daerah.

Menurutnya, tantangan yang dihadapi saat ini bukan hanya mengidentifikasi potensi tersebut, tetapi bagaimana menerjemahkannya menjadi program nyata yang memberikan dampak langsung kepada masyarakat.

Karena itu, ASN dituntut tidak hanya menjalankan fungsi administratif, tetapi juga menjadi motor penggerak pembangunan yang inovatif, adaptif, dan mampu menciptakan solusi bagi pengembangan wilayah.

“Pelatihan ini jangan hanya menjadi agenda seremonial, tetapi harus mampu melahirkan rencana aksi yang nyata dan dapat diimplementasikan untuk kemajuan daerah,” tegasnya.

Diikuti 45 ASN dari Berbagai Perangkat Daerah

Sementara itu, Kepala BKPSDM Kabupaten Tangerang, Beni Rachmat, mengatakan pelatihan tersebut merupakan bagian dari upaya peningkatan kompetensi ASN dalam mengembangkan dan mengelola potensi lokal daerah.

Menurutnya, peserta yang mengikuti pelatihan merupakan ASN yang memiliki tugas strategis dalam bidang pemberdayaan masyarakat dan pengembangan potensi lokal.

Sebanyak 45 peserta mengikuti kegiatan tersebut sebagai bagian dari program pengembangan kompetensi ASN di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tangerang.

“Peserta yang mengikuti pelatihan ini merupakan ASN yang memiliki peran strategis dalam pemberdayaan masyarakat. Karena itu, kami berharap seluruh peserta dapat memanfaatkan kesempatan ini untuk meningkatkan kompetensi sekaligus memperluas perspektif dalam mengembangkan potensi daerah yang menjadi tanggung jawabnya,” kata Beni.

Gunakan Metode Blended Learning

Pelatihan berlangsung mulai 2 hingga 10 Juni 2026 dengan metode blended learning yang menggabungkan pembelajaran tatap muka dan daring.

Pembelajaran klasikal dilaksanakan pada 2 hingga 5 Juni 2026 di Gedung Diklat Kitri Bakti Curug, sedangkan pembelajaran distance learning berlangsung pada 8 hingga 10 Juni 2026.

Menurut Beni, metode tersebut dipilih agar proses pembelajaran berjalan lebih fleksibel sekaligus tetap efektif dalam proses transfer pengetahuan.

“Metode blended learning dipilih agar peserta tetap memperoleh pembelajaran yang optimal, baik melalui interaksi langsung di kelas maupun melalui pembelajaran daring. Dengan pendekatan ini, proses transfer pengetahuan dan pengalaman dapat berjalan lebih efektif,” jelasnya.

Bekali ASN dengan Strategi Pengembangan Potensi Daerah

Pelatihan ini menghadirkan berbagai materi yang relevan dengan pengembangan wilayah berbasis potensi lokal.

Materi yang diberikan meliputi kebijakan pengembangan kompetensi ASN dan implementasi ASN BerAKHLAK, strategi pengembangan UMKM berbasis potensi lokal, pengembangan industri dan perdagangan berbasis potensi unggulan daerah, pendidikan antikorupsi, konsep dasar potensi lokal, identifikasi potensi daerah, teknik pengumpulan data, analisis SWOT, penyusunan proposal hingga strategi pemasaran.

Melalui pelatihan ini, Pemkab Tangerang berharap lahir berbagai inovasi, gagasan, dan rencana aksi konkret yang mampu mendorong pengembangan potensi lokal secara berkelanjutan serta memperkuat pembangunan daerah berbasis keunggulan wilayah.
(Nan)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Warning: Undefined array key "desktop" in /home/intisebe/bantenflash.id/wp-content/themes/umparanwp/widget/widget-ads.php on line 24

Warning: Undefined array key "desktop" in /home/intisebe/bantenflash.id/wp-content/themes/umparanwp/widget/widget-ads.php on line 24