Warning: Undefined array key "desktop" in /home/intisebe/bantenflash.id/wp-content/themes/umparanwp/widget/widget-ads.php on line 24
Tokoh Muda Bekasi Kecam Spanduk Dukungan AOB untuk Plt Bupati: Jangan Bikin Gaduh

Caption:Pemasangan spanduk dukungan AOB untuk Plt Bupati Bekasi menuai kritik. Tokoh muda Bekasi menilai aksi tersebut hanya pencitraan dan berpotensi memicu kegaduhan politik.
BEKASI,Bantenflash.id – Pemasangan spanduk oleh organisasi masyarakat (ormas) AOB yang berisi dukungan terhadap Plt Bupati Bekasi, dr. Asep Surya Atmaja, menuai kritik tajam dari sejumlah kalangan. Spanduk bertuliskan “Mari Kita Dukung Plt Bupati Bekasi Beresin Bekasi” yang terpasang di sekitar kawasan Pemda Kabupaten Bekasi dinilai memicu kegaduhan politik di tengah situasi daerah yang sedang menjadi sorotan publik.
Tokoh muda Karang Bahagia, Iwan Heriyawan, mengecam keras aksi tersebut dan menyebutnya sebagai bentuk cari muka atau pencitraan politik yang tidak substansial.
Menurut Iwan, pemasangan spanduk di ruang publik bukanlah bentuk dukungan nyata kepada pemerintah daerah, melainkan upaya membangun panggung politik pribadi di tengah kondisi Kabupaten Bekasi yang sedang menghadapi berbagai persoalan.
“Di tengah kondisi Kabupaten Bekasi yang saat ini sedang menjadi sorotan publik akibat berbagai masalah yang menumpuk, jangan sampai ada pihak yang terlalu sibuk mencari muka,” tegas Iwan Heriyawan dalam keterangannya.
Ia menilai Plt Bupati Bekasi saat ini membutuhkan stabilitas dan ruang kerja yang kondusif agar dapat fokus menjalankan roda pemerintahan.
“Plt Bupati harus bekerja sebagaimana mestinya tanpa harus diganggu oleh keramaian palsu,” ujarnya.
Iwan juga menekankan bahwa dukungan yang sehat seharusnya diwujudkan melalui kontribusi nyata terhadap pembangunan daerah, bukan melalui pemasangan baliho atau spanduk bernuansa politik pencitraan.
“Dukungan yang benar bukanlah dengan mengotori ruang publik dengan spanduk. Ini bukan waktunya untuk politik pencitraan, tapi waktunya untuk bekerja keras bagi masyarakat,” tambahnya.
Lebih lanjut, ia menilai pemasangan spanduk tersebut berpotensi memunculkan tafsir politik yang sensitif di tengah situasi hukum yang sedang dihadapi Bupati Bekasi non-aktif.
Menurutnya, narasi yang dibangun dalam spanduk itu dapat menimbulkan kesan adanya upaya membandingkan kepemimpinan Plt Bupati dengan kepala daerah sebelumnya yang kini tengah menjalani proses hukum di Pengadilan Tipikor Bandung.
“Tindakan seperti ini terkesan licik. Seolah-olah ada pihak yang ingin memanfaatkan situasi hukum Bupati non-aktif demi keuntungan politik pribadi dengan menonjolkan Plt Bupati di atas segalanya,” katanya.
Iwan mengingatkan bahwa dukungan politik yang sehat harus dibangun berdasarkan rekam jejak, kerja nyata, dan kontribusi terhadap masyarakat, bukan sekadar aksi teatrikal di ruang publik.
(Nan)
Leave a Reply
Warning: Undefined array key "desktop" in /home/intisebe/bantenflash.id/wp-content/themes/umparanwp/widget/widget-ads.php on line 24
Warning: Undefined array key "desktop" in /home/intisebe/bantenflash.id/wp-content/themes/umparanwp/widget/widget-ads.php on line 24








