Warning: Undefined array key "desktop" in /home/intisebe/bantenflash.id/wp-content/themes/umparanwp/widget/widget-ads.php on line 24
750 Keluarga Risiko Stunting di Kabupaten Tangerang Terima Bantuan Pangan Bergizi

Caption: Pemerintah Kabupaten Tangerang menyalurkan bantuan pangan bergizi kepada 750 keluarga risiko stunting di 10 desa prioritas guna mempercepat penghapusan kemiskinan ekstrem dan menekan angka stunting.
TANGERANG — Pemerintah Kabupaten Tangerang melalui Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) menyalurkan bantuan paket pangan bergizi kepada 750 Keluarga Berisiko Stunting (KRS) di 10 desa lokus prioritas. Program ini menjadi langkah percepatan penghapusan kemiskinan ekstrem sekaligus penanganan stunting di wilayah Kabupaten Tangerang.
Program penyaluran bantuan dilakukan secara maraton selama lima hari dan menyasar desa-desa prioritas berdasarkan Keputusan Bupati Tangerang Nomor 794 Tahun 2025 tentang Penetapan Desa/Kelurahan Lokus Prioritas Percepatan Penghapusan Kemiskinan Ekstrem Tahun 2026.
Kepala Bidang Ketahanan Pangan DPKP Kabupaten Tangerang, Abdul Munir, mengatakan bantuan tersebut merupakan intervensi spesifik pemerintah daerah untuk memastikan kebutuhan pangan dasar masyarakat rentan dapat terpenuhi.
“Penyaluran bantuan pangan ini bukan sekadar bantuan sosial biasa, melainkan langkah intervensi spesifik yang terukur dari pemerintah daerah untuk memastikan hak pangan dasar masyarakat terpenuhi, khususnya bagi keluarga rentan,” ujar Abdul Munir.
Ia menjelaskan, bantuan pangan bersumber dari APBD Kabupaten Tangerang dan mulai disalurkan sejak Senin, 18 Mei 2026. Paket pangan disusun berdasarkan kebutuhan gizi anak guna mendukung percepatan penurunan angka stunting.
Setiap paket bantuan terdiri dari 1 kilogram daging ayam, 500 gram kacang hijau, 1 kilogram gula pasir, 2 kilogram Beras Nutri Zinc, serta 1 liter minyak goreng.
“Melalui pemanfaatan Beras Nutri Zinc dan tambahan protein hewani, kami optimistis program ini dapat memberikan dampak signifikan dalam memperbaiki status gizi balita serta mengakselerasi target zero stunting dan penghapusan kemiskinan ekstrem di Kabupaten Tangerang,” katanya.
Program intervensi tersebut dilaksanakan dalam empat tahap dengan total sasaran 750 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di 10 desa rawan stunting.
Pada hari pertama, Senin (18/05/2026), penyaluran dilakukan di Desa Cikasungka, Kecamatan Solear dan Desa Gunung Kaler, Kecamatan Gunung Kaler. Masing-masing desa menerima kuota bantuan untuk 75 KPM.
Penyaluran bantuan kemudian dilanjutkan ke sejumlah wilayah lainnya, yakni Desa Mekarsari dan Desa Sukatani pada Selasa (19/05/2026), Desa Gempol Sari dan Kelurahan Salembaran Jaya pada Rabu (20/05/2026), Kelurahan Pakuhaji dan Desa Gaga pada Kamis (21/05/2026), serta Desa Pangkalan dan Desa Kebon Cau pada Jumat (22/05/2026).
Program bantuan pangan tersebut mendapat respons positif dari masyarakat penerima manfaat.
Salah satu penerima bantuan, Ibu Uun, mengaku terbantu dengan adanya program pemenuhan gizi dari pemerintah daerah untuk anaknya yang sempat mengalami kekurangan berat badan.
“Alhamdulillah, kebutuhan gizi anak saya bisa terpenuhi dengan adanya bantuan ini. Anak saya memang sempat kurang berat badan dan makannya agak susah, walau rutin ke Posyandu,” ujarnya.
Pemkab Tangerang memastikan penyaluran bantuan dilakukan secara tepat sasaran melalui sinergi lintas sektor guna mendukung terciptanya generasi bebas stunting di Kabupaten Tangerang.
(Nan)
Leave a Reply
Warning: Undefined array key "desktop" in /home/intisebe/bantenflash.id/wp-content/themes/umparanwp/widget/widget-ads.php on line 24
Warning: Undefined array key "desktop" in /home/intisebe/bantenflash.id/wp-content/themes/umparanwp/widget/widget-ads.php on line 24








